Petakan Bakat Siswa Lewat Panggung "Friendship Night", House Rhino Tampil Memukau dengan Tema Perjuangan

Petakan Bakat Siswa Lewat Panggung

Kediri – Plt. Kepala SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School, Bapak Ahmad Riziq Mubarok, S.Pd, Gr., menegaskan bahwa sekolah terus berkomitmen memantau perkembangan potensi non-akademik siswanya. Melalui program Friendship Night, pihak sekolah terbantu dalam memetakan minat dan bakat peserta didik guna mempersiapkan masa depan mereka.

"Lewat Friendship Night, sekolah bisa melihat langsung kemampuan anak-anak. Hal ini sangat membantu kami dalam memetakan bakat dan minat mereka untuk bekal menuju masa depan yang lebih cerah," tutur beliau.

Gemuruh Malam House Rhino
Pada Sabtu malam (25/04), giliran House Rhino yang mengambil alih panggung utama. Sebagai salah satu dari sembilan house (Eagle, Dove, Hornbill, Komodo, Lion, Rhino, Dolphin, Mantaray, dan Shark), House Rhino yang beranggotakan 40 siswa ini menyuguhkan penampilan yang berbeda dari biasanya.

Fashion Show yang elegan menjadi pembuka yang memeriahkan panggung, mengawali rangkaian konsep Friendship Night tahun ini yang berfokus mendorong kepercayaan diri siswa dalam menampilkan bakat terpendam mereka. Sebagai puncaknya, House Rhino membawakan Drama Kolosal bertema Era Penjajahan Belanda. Penampilan tersebut bertujuan untuk membangkitkan semangat nasionalisme sekaligus mengingatkan kembali akan besarnya pengorbanan bangsa Indonesia di masa lalu.

Wawasan Global dan Ruang Ekspresi
Program yang dilaksanakan sebulan sekali ini mendapat apresiasi tinggi dari para penonton. Khusnul, salah satu siswa yang hadir, mengaku sangat terkesan dengan keberagaman konten yang ditampilkan.

"Frenshipnight ini luar biasa sekali karena memberikan ruang bagi kami yang punya kemampuan tersembunyi. Selain itu, kami mendapat wawasan global karena sering menampilkan adat-adat dari daerah pelosok yang mungkin belum kami ketahui sebelumnya," ujar Khusnul.

Resiliensi dan Solidaritas di Tengah Tantangan
Kesuksesan acara ini tak lepas dari peran DPA (Organisasi Asrama) yang mengatur seluruh jalannya kegiatan. Habibie, selaku Ketua Umum Pelaksana, berharap ajang ini menjadi tempat bagi teman-temannya untuk bereksperimen dan belajar bekerja sama dalam tim dengan koordinasi yang tepat.

Namun, di balik megahnya penampilan malam itu, perjalanan House Rhino tidaklah mulus. Salah satu anggota House Rhino mengungkapkan bahwa miskomunikasi akibat perbedaan pendapat sempat menjadi tantangan besar yang menguji kekompakan tim.

"Miskomunikasi karena perbedaan pendapat menjadi tantangan besar dalam Friendship Night kali ini. Namun, adanya kolaborasi yang positif serta resiliensi atau ketangguhan yang kuat dari setiap anggota membuat masalah tersebut bisa teratasi dengan cepat," ujarnya.

Rasa kekeluargaan yang erat di dalam asrama justru menjadikan kendala tersebut sebagai penguat tali solidaritas. Kemampuan mereka untuk bangkit dari perdebatan menuju satu visi panggung yang harmonis membuktikan bahwa siswa SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School tidak hanya unggul dalam bakat, tetapi juga matang secara emosional dan karakter.

Laporan Oleh: Tim Humas SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School
Lokasi: SMA Dharma Wanita 1 Pare, Kediri.

K E M I T R A A N